PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER : Keamanan Jaringan
PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER
- Hasil & Pembahasan Praktikum :
Praktikum ini membahas bagaimana menggunakan fitur Firewall pada RouterOS Mikrotik. Fitur Firewall adalah fitur sistem keamanan yang melindungi komputer kita dari berbagai ancaman jaringan internet. Fitur firewall dapat digunakan untuk melakukan filtering akses (Filter Rule), Forwarding (NAT) dan menandai koneksi maupun paket dari trafik data yang melewati router (Mangle). Dalam sebuah fitur firewall, terdapat sebuah parameter utama yaitu “Chain”. Parameter ini memiliki kegunaan untuk menentukan jenis trafik yang akan di manage pada fitur firewall dan setiap fungsi pada firewall seperti Filter Rule, NAT, Mangle memiliki opsi chain yang berbeda.
- Prosedur Praktikum :
A. Layer 7 Protokol
1.
Hubungkan mikrotik dan gunakan winbox untuk
memastikan jaringan terhubung ke internet, kita akan mencoba memblokir situs.
Gambar 1.1 tampilan awal winbox
2. Kemudian klik bagian IP, buka Firewall lalu buka layer 7 protokol.
Gambar 2.1 tampilan ketika membuka layer 7 protokol
3. Pada layer7 protokol tambahkan isi nama dan juga Regexpnya. Isi Regexpnya seperti berikut : ^.+(situs.com|situs.com|).$.
Gambar 3.1 tampilan isi Regexp
Gambar 4.1 tampilan menambahkan filter rules
5. Kemudian masih pada firewall rule, masuk ke menu Advanced, lalu isi layer7 protocols dengan nama script yang telah kita buat tadi yaitu “youtube”.
Gambar 5.1 tampilan advance dan masukkan script "youtube"
6. Lalu, buka menu Action dan isi dengan action drop. Kemudian klik OK.
8. Kemudian, kita akan mencoba situs yang diblock tadi apakah masih bisa diakses atau sudah terblok, jika berhasil diblock maka tampilannya seperti di bawah ini, proses block situs menggunakan layer 7 protokol telah berhasil.
B.
Mangle
1.
Sebelum konfigurasi, pastikan
web yang akan diblok masih bisa dibuka.
2.
Pastikan router telah
mendapatkan koneksi.
3.
Masuk ke Winbox.
4.
Lalu masuk ke bagian IP>Firewall>Mangle>Add(+).
Gambar 4.1 tampilan firewall mangle
5. Selanjutnya, pada tab general di kolom chain diisi dengan “Forward”.
Gambar 5.1 tampilan mangle rule pada tab general
6. Lalu, pada tab Advanced di bagian content diisi dengan alamat web yang ingin diblok.
Gambar 6.1 tampilan mangle rule tab advanced
7. Selanjutnya, pada tab action > diisi dengan “add dst to address list” untuk membuat address list yang akan dimasukkan di filter Rules. Pada bagian kolom address list, isi sesuai keinginan kita. Lalu Apply dan Ok.
Gambar 7.1 tampilan mangle rule tab action
8. Jika sudah melakukan tahapan diatas, maka akan muncul tampilan seperti gambar 8.1.
9. Selanjutnya, masuk ke bagian tab filter rules > Add(+).
Gambar 9.1 tampilan menambahkan firewall filter rules
10. Lalu, pada tab general > Chain, isi dengan forward > lalu pada Src. Address isi dengan alamat IP kita atau target IP yang akan diblok jika membuka situs.
Gambar 10.1 tampilan menambahkan firewall rule pada tab
general
11. Selanjutnya, pada tab Advanced > kolom “Dst. Address List” isi dengan nama yang telah kita buat di Mangle, pada bagian Tab Action.
- Diagnosa dan Troubleshooting Masalah :
- Jika
menggunakan firewall layer 7 protocol terkadang situs masih bisa diakses.
Solusinya adalah menghapus cache browsernya atau menambahkan Source Network IP
dari situs tersebut.
- Gagalnya pengaturan firewallnya mengakibatkan tidak bisa mengakses semua situs atau situs yang diblokir masih bisa diakses. Solusinya adalah dapat lebih teliti lagi untuk konfigurasi firewallnya.
- Kesimpulan Percobaan :
- Firewall
berfungsi untuk mengamankan komputer kita dari ancaman-ancaman jaringan
internet. Firewall yang banyak digunakan adalah filtering akses ( Filter Rule),
Forwarding (NAT) dan juga untuk menandai koneksi maupun paket dari trafik data
yang melewati router ( Mangle).
- Penggunaan layer 7 protokol lebih efektif dan tepat dibandingkan teknik mangle karena teknik mangle terkadang dapat menyebabkan situs yang tidak diblok/dibatasi menjadi ikut “down”



















Comments
Post a Comment